Aku ditertawakan oleh pohon bonsaiku

29 maret 2014 Beberapa hari ini jujur aku merasa agak down dengan beban yang lumayan berat, kok rasanya pengen meninggalkan semuanya dan pergi jauh. Manusiawi sekali bukan? Ya Melly Kiong juga manusia begitulah saya menghibur diri saya. Ada kalanya saya butuh waktu untuk mengistirahatkan diri dari rutinitas dan melambatkan kecepatan berpikir yang sangat menguras energi. Yah saya memutuskan menikmati suara alunan musik di Teras yang dipersembahkan bapak tetangga sebelah, dan saya menengok kekanan sepertinya pohon bonsaiku menegurku seperti ini: ” melly , kamu jauh lebih beruntung punya beban bisa kamu yang putuskan akan dibagikan dengan siapa, sahabat? keluarga? tetapi lihatlah saya, daunnya semakin lebat, tangkai semakin besar dan beban saya semakin berat, saya tidak seberuntung kamu yang mampu berpikir dan mencari jalan untuk mengurangi beban, saya hanya bisa pasrah tunggu matahari yang menuakan daunku kemudian menguning dan rontok. Daun2 yg saling berebut gizi, aku hanya bisa pasrah”. OK bonsai, aku akan membantumu meringankan bebannya, sebagai ucapan terima kasihku karena kamu telah menyadarkan aku betapa beruntungnya diriku jadi manusia. Selamat pagi, Smile Melly kiong Yukkk jalan pagi, belajar rajin Happy Long week end

About melly

Leave a Comment