Anakku emosi sekali, bagaimana ya??

20 agustus 2013

Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, tetap pikirkan rencana-rencana indah yang akan direalisasikan untuk menumbuhkan semangat baru selanjutnya bersama di “Teras Melly Kiong” .
Saya sangat bahagia melihat pertumbuhan kepedulian sobat eMKa Land yang dari pihak bapak-bapak, artinya ibu-ibu tidak merasa sendirian, dan yang paling menyenangkan adalah pengakuan bapak-bapak atas kesalahannya selama ini yang sering ngerecoki apa yang sudah dilakukan oleh istri.
Contohnya anak nangis minta sesuatu, sampai banting barang yang ada disekitar, si ibu membiarkannya, tetapi bapak datang seperti hero mendiamkan anak dan memberikan apa yang diinginkan. Anak berhenti menangis memang. Tetapi si ayah tidak sadar dia telah membantu anak mempertajam pedangnya, senjata yang akan dipakai untuk memenuhi semua keiinginannya.
So bagaimana sih? Biarkan anak itu menangis mau seperti apapun jangan diladenin. Setelah dia diam sendiri tanya dia, capek tidak nangis? kata dokter itu sangat bagus buat paru-parunya, makanya mama tidak mau diamin. Terus jelaskan mengapa kita tidak memberikannya dan pertegas kembali ke anak jika dia mau bagaimana cara usahanya dan kondisi seperti apa dia bisa minta lagi. Intinya ajari mereka dengan tegas mana yang boleh dan mana yang tidak dan suruh mereka bereskan barang yang berantakan dan minta maaf.
Mindful parenting tidak menghakimi diri sendiri dan anak, so buat bapak-bapak tidak usah mesem-mesem baca ini segera minta maaf sama istri jika ada kesalahan dan perbaiki.
Saya tunggu pengakuan dosanya …
Salam Smile Melly Kiong
“Tidak akan ada perubahan kearah baik bagi anak , jika orangtua menganggap semuanya baik-baik saja”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *