Guru dalam hidupku

Sosok pribadi yang luar biasa yang ada di Profile Picture BB-ku adalah Guruku yang aku kagumi secara diam-diam mungkin tanpa sepengetahuannya.
Beliau seorang kepala keluarga yang sangat pantas untuk diteladani, seorang anak yang pantas ditiru penghormatannya kepada orangtua, seorang pengusaha yang pantas untukk dimodeling bagaimana dalam kondisi ini tetap membangun bisnis dengan hati.

Aku memang belum punya kesempatan dekat sekali dengan beliau, tetapi antara permikiran dan action beliau yang terpancar sungguh membangun pesona tersendiri bagiku, dan saya yakin bagi semua orang yang sudah kenal beliau dengan baik.  Dari patung kedua almarhum orgtua yang berdiri tegak didepan kantornya seakan selalu mengingatkan siapa yang berkunjung untuk selalu ingat betapa besarnya jasa kedua orangtua kita.
Yah Pak Sudhamek( CEO Garuda Food) sudah memberikan teladannya dengan sangat sempurna.
Kerendahan hati menyapa setiap orang sungguh memberi jiwa pada manusia yg kurang tersapa. Aku bangga punya Guru dalam kehidupan ini, semoga punya kesempatan untuk meniru sedikit yang kubisa dari waktu yang tersisa.

Terima kasih Guruku semoga selalu bahagia.

 

Oh ya beberapa hari yang lalu orang kepercayaan Pak Raden mengabari saya, bahwa tanggal 28 November ini Pak Raden berulang tahun ke 80, insya  Allah tidak ada pesta, tidak ada makanan. Entah kenapa saya terusik untuk memohon siapapun yang membaca Broadcast BBM-ku ini bersedia memberikan ucapan doa yang akan aku bacakan ke beliau. Dan saya akan buka angpau buat beliau sampai besok.

Mari warnai hidup kita dengan cinta Pak Raden boleh tidak punya anak dan keluarga tetap dia memiliki kita semua

Terima kasih kepada semua yang ikut berpartisipasi untuk mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Pak Raden dan memberikan angpau untuk beliau.

*Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Pak Raden bisa dibaca DISINI

Guruku, Bapakku, gurumu

bapakmu & bapak kita semua

Entah mengapa aku begitu merindukan sosok seorang bapak yang begitu ngemong, penuh kasih dan perhatian serta memiliki pengetahuan dengan kebijaksanaan yang tak berujung.

Kasih sejati pasangan suami istri yang selalu diperlihatkan adalah cermin terdidik yang diwariskan dari kedua or

angtuanya, begitu yang selalu diceritakan kepadaku. Peran Emaknya yang begitu luar biasa. Teladan yang tidak pernah terhapus oleh masa. Hanya sekedar meneleponku untuk menikmati panen rambutan didepan rumah hasil tanaman istrinya tercinta , bukan hanya rambutannya yang enak dirasa, melainkan kasih, cinta dan perhatiannya untukku yang terserap dalam rambutan yang tidak biasa bahkan beliau begitu memikirkan bagaimana cara agar aku bisa mendapatkan pendidikan akademis sungguh membuatku menitikkan air mata.

Aku sungguh beruntung punya kesempatan berguru dengan seorang Guru kejujuran, Guru kesederhanaan yang penuh komitmen serta Guru penyemangat yang tak pernah berhenti berbagi dalam hidupnya.

Satu falsafal hidup dasyat dari seorang Bp Daoed Joesoef ( mantan mentri pendidikan dan kebudayaan ) yang akan kubingkai indah sepanjang hidupku adalah

” jika kita bagikan harta kita, maka harta akan habis, namun jika kita bagikan ilmu kita maka kita akan semakin kaya”

Terima kasih bapakku, terima kasih Guru kehidupanku, semoga selalu bahagia sepanjang hidup ini.

About melly

Leave a Comment