Home education

Kemarin secara tidak sengaja melihat kembali koran Kompas yang memuat tentang “sosok”, dengan topik “Perkuat pendidikan dari rumah“, sepertinya semangat tak pernah henti yang selalu harus aku lakukan demi anak-anak kami dan semoga juga dilakukan orangtua anak -anak lainnya.

4 tahun sudah saya berjalan keliling Indonesia dengan membangun kesadaran baru bahwa mendidik tidak hanya milik sekolah, melainkan peran di rumah begitu besar, namun banyak orangtua yang merasa tidak memiliki waktu, kondisi ekonomi yang harus diperjuangkan sehingga harus bekerja, bahkan ada yang punya banyak kesempatan di rumah namun tidak melakukan konsep mendidik yang baik.
Semua itu sebenarnya bisa diatasi jika kita mengerti caranya. “Sederhana dan mudah dipahami serta gampang dipraktekkan”.Begitulah komentar semua yang ikut seminar saya dan para pembaca buku saya.
Syaratnya juga tidak neka-neko ;

  • -Jadilah orangtua yang bisa berempati
  • -Ajak anak dalam setiap diskusi
  • -Libatkan mereka dalam setiap komunikasi
  • -Berikan mereka ruang untuk berpikir mana baik dan buruk
  • -Akui keberadaan mereka dan hargai pendapat mereka,
    semua sumber telah disediakan oleh alam sekitar kita.

Saya jadi teringat lagu Mocca yang berjudul ” hanya satu pintaku”, pinta seorang anak adalah bisa melihat langit biru dalam dekapan ayah bundanya, jika itu hanya mimpi dia berharap tak akan terbangun kembali, so anak bukan butuh materi, bukan butuh gizi makanan tetapi mereka butuh gizi rohani yang berupa perhatian, kasih dan rasa nyaman bersama orangtua.

Untuk yang punya Twitter (follow @mellykiong), yuk kita belajar bersama dalam “Home education” setiap hari.
“Rendah hati adalah kunci bagi orangtua yang mau belajar, tidak ada orangtua yang sempurna untuk seorang anak”

Salam smile :)

Melly kiong

About melly

Leave a Comment